
Metro — Kantor Wilayah Kementerian Hukum Lampung melalui Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual melaksanakan kegiatan koordinasi dengan sejumlah perguruan tinggi di Kota Metro pada Rabu (15/4/2026). Kegiatan ini dipimpin oleh Bapak Adil Jaya Negara, bersama tim, dalam rangka mendorong pembentukan Sentra Kekayaan Intelektual sebagai pusat layanan, edukasi, dan pendampingan KI di lingkungan akademik.
Koordinasi pertama dilaksanakan dengan Universitas Dharma Wacana dan disambut langsung oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Bapak Dr. Sutiyo, S.Sos., M.I.P., beserta jajaran. Dalam pertemuan tersebut, dibahas peran strategis perguruan tinggi dalam mengembangkan ekosistem Kekayaan Intelektual, khususnya dalam melindungi hasil penelitian, karya ilmiah, serta inovasi mahasiswa dan dosen melalui skema perlindungan hukum yang tepat.
Selanjutnya, tim melanjutkan koordinasi ke Universitas Wira Buana yang diterima oleh Ibu Esti Rahayu, S.Tr.Keb., Bdn., M.Keb selaku Wakil Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan bersama dosen. Pertemuan ini menitikberatkan pada peluang implementasi program Sentra Kekayaan Intelektual di lingkungan fakultas, termasuk integrasi layanan KI dalam kegiatan akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, turut dibahas langkah-langkah teknis pembentukan Sentra Kekayaan Intelektual, mulai dari kesiapan kelembagaan, sumber daya manusia, hingga dukungan program berkelanjutan. Selain itu, Kanwil Kemenkum Lampung juga menawarkan pendampingan pendaftaran Kekayaan Intelektual, peningkatan kapasitas melalui sosialisasi dan pelatihan, serta penguatan literasi KI bagi sivitas akademika.
Melalui kegiatan koordinasi ini, Kanwil Kemenkum Lampung menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jejaring kerja sama dengan perguruan tinggi dalam rangka membangun ekosistem Kekayaan Intelektual yang kuat dan berkelanjutan. Diharapkan, pembentukan Sentra Kekayaan Intelektual di Kota Metro dapat menjadi langkah strategis dalam mendorong lahirnya inovasi yang terlindungi serta meningkatkan daya saing daerah di tingkat nasional maupun global.
(HUMAS KEMENKUM LAMPUNG/Kontributor Ricki)








