LAMPUNG_INFO — Kantor Wilayah Kementerian Hukum Lampung melaksanakan kegiatan Komitmen Bersama Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) pada hari ini, 13 April 2026, sebagai langkah strategis dalam memperkuat integritas serta mendorong transformasi pelayanan publik. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Lampung, Bapak Taufiqurrakhman, dan diikuti oleh seluruh jajaran pegawai.
Dalam sambutannya, Bapak Taufiqurrakhman menegaskan bahwa pembangunan WBBM bukan sekadar upaya meraih predikat administratif, melainkan sebuah komitmen nyata dalam menghadirkan perubahan budaya kerja yang berorientasi pada pelayanan. “WBBM bukan sekadar predikat atau piagam, melainkan perubahan budaya kerja yang dirasakan langsung oleh pengguna layanan,” tegasnya.
Ia menjelaskan bahwa terdapat pergeseran paradigma dalam pembangunan zona integritas, yakni dari fokus “bersih” menuju “melayani”. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan publik, menciptakan budaya kerja berorientasi pelayanan prima, serta memastikan efisiensi dan efektivitas birokrasi. Selain itu, pembangunan WBBM juga menjadi langkah konkret dalam mitigasi risiko korupsi secara berkelanjutan.
Lebih lanjut, kegiatan ini menekankan enam area perubahan utama yang menjadi standar dalam pembangunan WBBM, meliputi manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan manajemen sumber daya manusia, penguatan akuntabilitas, penguatan pengawasan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik. Seluruh aspek tersebut diarahkan untuk menciptakan sistem kerja yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Taufiqurrakhman juga mengingatkan pentingnya komitmen bersama dari seluruh elemen organisasi dalam mewujudkan target tersebut. “Mari kita jadikan integritas sebagai identitas, dan pelayanan prima sebagai nafas kerja kita sehari-hari,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa keberhasilan pembangunan WBBM tidak dapat dicapai secara individu, melainkan melalui kerja sama dan sinergi seluruh pegawai.
Menutup arahannya, ia mengajak seluruh jajaran untuk menjaga integritas tanpa kompromi dan menghindari segala bentuk praktik korupsi. “Integritas adalah harga mati: jangan ada pungli, jangan ada gratifikasi. Kerja tim menjadi kunci utama, karena WBBM tidak bisa diraih oleh satu orang, tetapi oleh seluruh pegawai,” pungkasnya, seraya mengajak seluruh peserta untuk menyatukan tekad dan semangat dalam mencapai target yang telah ditetapkan.
(HUMAS KEMENKUM LAMPUNG)
