LAMPUNG_INFO - Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Lampung mengikuti kegiatan “What’s Up Kemenkum Campus Calls Out” yang diselenggarakan oleh Kementerian Hukum Republik Indonesia (Rabu, 19 November 2025).
Kegiatan yang bertema “Dari Bisnis Kampus hingga Bisnis Miliaran” tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman peserta—termasuk ASN Kemenkum—tentang transparansi kepemilikan manfaat (Beneficial Ownership), pencegahan pencucian uang, dan pentingnya integritas dalam tata kelola usaha modern. Agenda ini sejalan dengan upaya Kemenkum memperkuat literasi hukum serta memperluas jangkauan edukasi publik, khususnya kepada mahasiswa dan generasi muda.
Dari Kanwil Kemenkum Lampung, hadir secara daring Plt. Kakanwil Benny Daryono, didampingi Kadiv Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum Laila Yunara, Kabid Pelayanan Administrasi Hukum Umum Arlisa Noviriantono, Kabag Tata Usaha dan Umum Sari Mesfriati, serta seluruh pejabat dan pegawai di Lingkungan Kanwil Kemenkum Lampung. Kehadiran lengkap seluruh jajaran mencerminkan komitmen Kanwil Lampung dalam mendukung kebijakan pusat dan memastikan informasi yang disampaikan terserap secara optimal.
Kegiatan tersebut diisi dengan diskusi dan talkshow bersama para narasumber nasional, antara lain Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, Kepala PPATK Ivan Yustiavandana, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, serta tokoh publik Raffi Ahmad. Seluruh sesi memberikan wawasan strategis mengenai antikorupsi, tata kelola bisnis yang sehat, serta tantangan praktik usaha di era digital yang menuntut transparansi tinggi.
Plt. Kakanwil Kemenkum Lampung menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan kegiatan ini karena memberikan nilai tambah bagi ASN di daerah, khususnya dalam memahami peran Kemenkum terhadap isu Beneficial Ownership dan pencegahan kejahatan keuangan. Menurutnya, kompetensi pegawai dalam isu-isu tersebut sangat penting untuk mendukung tugas pelayanan hukum di wilayah Lampung.
Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, Kanwil Kemenkum Lampung berharap agar seluruh pegawai semakin meningkatkan profesionalisme, integritas, dan kesadaran hukum dalam menjalankan tugas sehari-hari. Kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat sinergi pusat dan satuan kerja wilayah dalam mewujudkan tata kelola Kemenkum yang lebih modern, adaptif, dan akuntabel.
(Humas Kemenkum Lampung)
